BPBD Kabupaten Banjar Bentuk Destana di Desa Gunung Batu Kecamatan Sambung Makmur

Sambung Makmur – Gunung Batu, Juli 2025
Dalam upaya meningkatkan ketangguhan masyarakat menghadapi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Gunung Batu Kecamatan Sambung Makmur. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pengurangan risiko bencana yang difokuskan pada potensi ancaman bencana longsor dan kekeringan yang kerap melanda wilayah tersebut.

Pembentukan Destana dilakukan melalui serangkaian tahapan, mulai dari sosialisasi, identifikasi risiko, pelatihan penanggulangan bencana, hingga pembentukan forum siaga bencana di tingkat desa. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur diantaranya masyarakat, pemerintah desa, TNI. POLRI, tokoh adat, serta relawan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Yayan Daryanto, menyampaikan bahwa Desa Gunung Batu Kecamatan Sambung Makmur dipilih berdasarkan hasil kajian risiko bencana dan laporan kejadian bencana yang menunjukkan adanya kerentanan tinggi terhadap tanah longsor saat musim hujan, serta kekeringan ekstrem pada musim kemarau.

Sebagai bentuk aksi nyata pengurangan risiko bencana berbasis alam, kegiatan Destana ditutup dengan penanaman 500 bibit pohon yang dilakukan secara serentak di lokasi rawan bencana. Jenis bibit pohon yang ditanam antara lain jengkol, petai, kasturi, salam, pinang, pempakin, dan durian. Seluruh bibit pohon tersebut merupakan bantuan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Barito.

Penanaman pohon melibatkan unsur Forkopimcam, kepala desa, perwakilan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), serta para relawan Destana. Kegiatan ini tidak hanya sebagai upaya penghijauan, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam mencegah longsor serta menjaga ketersediaan air tanah untuk menghadapi musim kemarau.

Selain pelatihan teknis, kegiatan Destana juga diisi dengan simulasi penanggulangan bencana, penyusunan rencana kontinjensi desa, dan penguatan peran perempuan serta kelompok rentan dalam penanggulangan bencana. Pendekatan partisipatif dan berbasis komunitas menjadi kunci utama agar Destana benar-benar mampu berfungsi sebagai garda terdepan dalam sistem penanggulangan bencana berbasis desa.

BPBD Kabupaten Banjar akan terus melakukan monitoring dan pendampingan kepada Destana yang terbentuk agar keberlanjutannya terjaga dan semakin adaptif terhadap perubahan iklim dan potensi bencana di masa mendatang.