Pemerintah Kabupaten Banjar terus memperkuat langkah penanganan dampak banjir yang masih melanda sejumlah wilayah. Atas arahan langsung Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, bantuan logistik bagi masyarakat terdampak terus disalurkan secara bertahap.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako berisi beras, minyak goreng, mi instan, gula, serta berbagai kebutuhan pokok harian lainnya. Bupati Banjar berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban warga selama masa tanggap darurat.
“Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir dan sedikit meringankan beban mereka,” ujar Bupati Banjar.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, menyampaikan bahwa kondisi debit air di beberapa wilayah mulai menunjukkan tren penurunan. Namun demikian, banjir masih tercatat menggenangi 12 kecamatan dengan total 135 desa dan kelurahan terdampak.
“Di wilayah hulu air sudah mulai surut, sedangkan di daerah yang lebih rendah masih cukup tinggi, meski perlahan mengalami penurunan,” jelas Wasis saat mendampingi Wakil Presiden meninjau lokasi banjir di Kecamatan Sungai Tabuk.
Terkait mekanisme penanganan, Wasis menuturkan bahwa penyaluran bantuan dilakukan melalui dua skema hasil koordinasi lintas perangkat daerah. Dinas Sosial P3AP2KB bertugas menyediakan kebutuhan konsumsi melalui dapur umum, sedangkan BPBD menyalurkan paket sembako ke lokasi terdampak, termasuk secara langsung ke rumah-rumah warga.
“Bupati Banjar turun langsung memimpin penyaluran bantuan. Kemarin dilaksanakan di Kelampayan Tengah, Kecamatan Astambul, dan hari ini dilanjutkan di Desa Tajau Landung dan sekitarnya,” pungkasnya.



