Memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat berkurangnya ketersediaan sumber air. Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar terus melakukan upaya penanganan melalui pendistribusian bantuan air bersih ke daerah yang terdampak kekeringan.
Pada hari Rabu, 17 Juni 2026 BPBD Kabupaten Banjar melaksanakan pendistribusian air bersih di Pondok Pesantren Takhasus Diniyah, Kecamatan Beruntung Baru. Bantuan tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih para santri dan pengelola pondok pesantren yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air akibat dampak musim kemarau.
Pendistribusian dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Banjar menggunakan satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter. Kegiatan ini turut didampingi oleh Bhabinkamtibmas Beruntung Baru sebagai bentuk sinergi dan dukungan dalam pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat. Air bersih yang disalurkan diperuntukkan bagi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, mencuci, dan keperluan lainnya di lingkungan pondok pesantren.

Distribusi air bersih merupakan salah satu langkah cepat yang dilakukan pemerintah daerah dalam merespons dampak kekeringan yang mulai dirasakan masyarakat. BPBD terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan siap menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah-wilayah lain yang membutuhkan.
Selain pendistribusian air bersih, BPBD Kabupaten Banjar juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak, menghemat pemakaian air, serta segera melaporkan kepada pemerintah desa atau BPBD apabila mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih akibat musim kemarau.
BPBD Kabupaten Banjar berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan penanganan yang cepat kepada masyarakat terdampak bencana, termasuk kekeringan yang berpotensi terjadi selama musim kemarau berlangsung. Melalui koordinasi dengan pemerintah desa, aparat keamanan, kecamatan, dan berbagai pihak terkait, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat dapat tetap terpenuhi sehingga dampak kekeringan dapat diminimalkan.



