BPBD Kabupaten Banjar melalui Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bergerak cepat melakukan penanganan terhadap kejadian kebakaran lahan yang terjadi pada Senin (27/7/2026) di Desa Penggalaman, tepatnya di belakang SMK Ma’arif NU, Kecamatan Martapura Barat.
Setelah menerima informasi dari Pusdalops BPBD, personel Satgas Karhutla BPBD Kabupaten Banjar segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman dan pengendalian agar api tidak meluas ke area sekitarnya. Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, sehingga proses pemadaman dapat berlangsung secara efektif.
Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kebakaran menghanguskan lahan seluas kurang lebih 0,5 hektare dengan jenis vegetasi yang terbakar berupa purun, galam, dan bindrang. Kondisi vegetasi yang kering akibat musim kemarau menjadi salah satu faktor yang mempercepat penyebaran api sehingga diperlukan penanganan secara cepat dan menyeluruh.
Dalam proses penanganan, Satgas Karhutla BPBD Kabupaten Banjar bersinergi dengan berbagai pihak, di antaranya Relawan BPK setempat, TNI, Polri, masyarakat, serta didukung Satgas Udara Karhutla melalui operasi water bombing untuk membantu mempercepat pemadaman pada titik-titik yang sulit dijangkau oleh personel darat.
Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, kebakaran berhasil dikendalikan sehingga api tidak meluas ke kawasan lainnya. Selanjutnya, petugas melakukan pendinginan pada area terdampak guna memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
BPBD Kabupaten Banjar mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan kejadian kebakaran sejak dini sangat penting untuk mempercepat penanganan dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
BPBD Kabupaten Banjar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan demi mewujudkan Kabupaten Banjar yang aman, tangguh, dan terbebas dari ancaman bencana karhutla.



