MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak bencana kebakaran permukiman di Kecamatan Aluh-Aluh. Bantuan tersebut diserahkan melalui Kantor Kecamatan Aluh-Aluh sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat yang mengalami musibah.
Penyaluran bantuan diberikan kepada korban dari dua kejadian kebakaran yang terjadi di wilayah Kecamatan Aluh-Aluh pada akhir Juli 2026.
Kejadian pertama terjadi pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 12.15 WITA di Jl. Kuin Kecil RT 002, Desa Kuin Kecil. Kebakaran mengakibatkan satu unit rumah tunggal milik Jumhaidi mengalami rusak berat. Rumah tersebut dalam keadaan kosong saat kejadian sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Peristiwa tersebut berdampak kepada satu kepala keluarga dengan empat jiwa.
Selanjutnya, pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 17.56 WITA, kembali terjadi kebakaran permukiman di Desa Podok RT 01, Kecamatan Aluh-Aluh. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Banjar, kejadian tersebut mengakibatkan satu unit rumah tunggal mengalami kerusakan sedang dan berdampak kepada satu kepala keluarga yang terdiri dari satu jiwa atas nama Ilyas. Tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka-luka dalam kedua kejadian tersebut.
Sebagai tindak lanjut atas kedua peristiwa tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui BPBD Kabupaten Banjar segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Aluh-Aluh untuk menyalurkan bantuan logistik kepada para korban terdampak. Bantuan diserahkan melalui Kantor Kecamatan Aluh-Aluh untuk selanjutnya diteruskan kepada masing-masing penerima.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banjar dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana sekaligus meringankan beban korban selama masa pemulihan.
BPBD Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran permukiman dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, menggunakan peralatan elektronik sesuai standar, serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada aparat setempat atau BPBD apabila terjadi keadaan darurat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Pemerintah Kabupaten Banjar berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana melalui sinergi bersama seluruh pihak terkait guna mewujudkan Kabupaten Banjar yang aman dan tangguh menghadapi bencana.



