BPBD Kabupaten Banjar Gerak Cepat Salurkan Bantuan Logistik kepada Korban Kebakaran Permukiman di Desa Mali-mali

BPBD Kabupaten Banjar bergerak cepat merespons kejadian kebakaran permukiman yang terjadi pada Jumat (26/6/2026). Melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB), laporan kejadian diterima pada pukul 11.30 WITA, kemudian segera ditindaklanjuti dengan pelaksanaan asesmen, koordinasi, dan penyaluran bantuan logistik kepada masyarakat terdampak.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Pembakal Desa Mali-Mali dan aparat desa setempat, api pertama kali terlihat dari salah satu rumah warga. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar dan mengancam bangunan di sekitarnya. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting instalasi listrik.

Mengetahui adanya kebakaran, warga setempat segera melakukan upaya pemadaman awal sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran serta relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK). Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sehingga tidak meluas ke area permukiman lainnya.

Akibat kejadian tersebut, sebanyak empat unit rumah mengalami kerusakan berat, sedangkan satu unit rumah mengalami kerusakan ringan. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Banjar segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen, pendataan terhadap dampak bencana, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan dengan cepat dan tepat.

Sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah dalam penanganan bencana, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar bersama Kepala Seksi Logistik dan Tim Reaksi Cepat (TRC) secara langsung melakukan respons cepat dengan menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat pada masa tanggap darurat sekaligus meringankan beban korban pascakejadian.

Penyaluran bantuan logistik merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi kepada masyarakat yang terdampak bencana. Selain itu, BPBD juga terus menjalin koordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan dan memastikan kebutuhan para korban dapat terpenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BPBD Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing. Langkah pencegahan tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko terjadinya kebakaran dan mengurangi dampak yang ditimbulkan.