Pemkab Banjar melalui BPBD Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran di Kelurahan Keraton Martapura

Pemerintah Kabupaten Banjar melaui BPBD bergerak cepat memberikan bantuan logistik kepada korban terdampak kebakaran yang menghanguskan sebagian bangunan di Kelurahan Keraton, Kecamatan Martapura, Rabu (24/6/2026).

Peristiwa kebakaran dilaporkan diterima oleh Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Banjar pada pukul 11.41 WITA. Berdasarkan informasi di lapangan, api pertama kali diketahui muncul dari bagian plafon bangunan klinik sekitar pukul 11.40 WITA, ditandai dengan munculnya kepulan asap dari atap bangunan.

Mendapatkan laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar bersama Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dan relawan segera menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Petugas menghadapi kendala karena titik api berada di bagian plafon bangunan yang sulit dijangkau. Setelah dilakukan pemadaman secara intensif, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 12.15 WITA.

Akibat kejadian tersebut, sebagian fasilitas pelayanan kesehatan mengalami kerusakan, di antaranya plafon bangunan, dua unit tempat tidur layanan pasien, serta dua tabung oksigen medis. Sementara itu, sejumlah peralatan penting seperti perangkat USG, dua tabung oksigen medis, satu tabung oksigen portabel, satu unit sepeda listrik, serta persediaan obat-obatan berhasil diselamatkan. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.

Sebagai tindak lanjut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Banjar segera melakukan asesmen dan pendataan terhadap dampak kejadian serta berkoordinasi dengan aparat setempat dan instansi terkait dan menyalurkan bantuan logistik kepada korban terdampak sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar pascakejadian. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban korban sekaligus mendukung proses pemulihan awal akibat musibah kebakaran.

BPBD Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik dan peralatan elektronik berada dalam kondisi aman, sehingga risiko kejadian serupa dapat diminimalkan.