Martapura – Memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar mulai merasakan dampaknya, khususnya terhadap ketersediaan air bersih. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah bergerak cepat melakukan upaya penanganan dengan menyalurkan bantuan air bersih serta meminjamkan tandon air kepada masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air.
Penyaluran bantuan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai perangkat daerah dan unsur kemanusiaan, di antaranya DPKP, DPKPLH, PMI, serta para relawan BPK swasta.
Langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah dampak musim kemarau yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah.
Hingga saat ini, pendistribusian air bersih telah menjangkau beberapa desa yang mengalami kesulitan air bersih, di antaranya Kecamatan Beruntung Baru, Desa Pingaran Ulu, Desa Pingaran Ilir, Desa Tambak Baru Ulu, Desa Tambak Baru Ilir, Desa Gunung Batu, serta Desa Teluk Selong Ulu. Selain mendistribusikan air bersih menggunakan mobil tangki, BPBD juga meminjamkan tandon air sebagai sarana penampungan agar pemanfaatan air oleh masyarakat dapat berlangsung lebih optimal.
Pemerintah Kabupaten Banjar akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan melakukan pendistribusian air bersih secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat. Sinergi antarperangkat daerah, organisasi kemanusiaan, dan para relawan diharapkan dapat mempercepat penanganan dampak kekeringan sehingga kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.
Masyarakat diimbau untuk menggunakan air secara bijaksana serta segera melaporkan kepada pemerintah desa atau BPBD Kabupaten Banjar apabila mengalami kesulitan memperoleh air bersih, sehingga bantuan dapat segera disalurkan sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.



